Posted by: bramatian on: Juli 7, 2010
IDEALISME MAHASISWA DAN PERUBAHAN NEGERI INI
Sebuah Essay Bertemakan Arti Dari Seorang Mahasiswa
Mendengar kata mahasiswa, tentu yang tergambar dalam benak kita adalah sosok cerdas, dinamis, dan penuh ide kreatif. Secara umum, terdapat dua kategori mahasiswa yang didasarkan pada karakter dan pilihan sadar mahasiswa itu sendiri.
Pertama, mahasiswa akademis adalah mahasiswa yang menjadikan kuliah sebagai kewajiban; aktif kuliah dengan presensi yang lengkap, tugas kuliah diselesaikan dengan baik, kuliah tepat waktu dengan indeks prestasi akademik yang sempurna alias cum laude.
Kedua, mahasiswa aktivis adalah mahasiswa yang lebih memilih aktif di luar bangku kuliah dengan berproses di organisasi kemahasiswaan baik intra maupun ekstrakampus; indeks prestasi akademik yang pas-pasan, masa kuliah yang tidak pasti bahkan nyaris drop out (DO).
Dari dua tipe yang berseberangan tersebut, tampak jelas fenomena kehidupan mahasiswa. Apabila ia termasuk dalam kategori pertama, maka jalan yang ia lalui selama masa kuliah tidak jauh dari lingkaran kos dan kampus.
Sedangkan jika ia termasuk dalam kategori kedua banyak jalan yang ia lalui di luar kampus selama masa kuliah. Tidak hanya aspek kepribadian, pada model pergaulannya pun kedua kategori mahasiswa (baca: akademis dan aktivis) tersebut jauh berbeda.
Idealnya mahasiswa memiliki kehidupan yang seimbang antara aktivitas akademik dan nonakademik. Dengan begitu, ketika lulus, yang diperoleh bukan hanya gelar melainkan juga peningkatan kualitas diri sehingga memiliki daya saing ketika terjun ke dunia nyata.
Mahasiswa adalah gelar yang diberikan pada seseorang yang menuntut jenjang pendidikan lebih tinggi setelah melalui 12 tahun pendidikan di bangku SD, SMP, dan SMA. Sebagai mahasiswa, tentu memiliki beban dan tanggung jawab yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa putih abu-abu. Di samping mahasiswa sebagai pelajar, mahasiswa dituntut senantiasa menuangkan ide kreatifnya, berpikir kritis dalam menyikapi fakta di masyarakat dan menjadi agen perubah (agent of change) untuk mengantarkan masyarakat pada kondisi yang lebih baik.
Tidak ada yang tidak berubah di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri, begitu pula bangsa kita. Saat ini bangsa kita sedang terpuruk dan lemah. Namun suatu saat akan datang masanya dimana bangsa ini bangkit dan memimpin peradaban manusia. Karena kepemimpinan itu seperti roda, ada gilirannya di atas dan ada saatnya di bawah. Saat itu pasti akan datang karena selalu ada orang-orang yang bekerja untuk itu, untuk perubahan. Kalau bukan kita, maka akan ada orang lain.
Sejarah telah mencatat bahwa perubahan-perubahan besar yang pernah terjadi pada suatu bangsa pasti dilatarbelakangi oleh pemuda yang menjadi anak bangsanya.
Mahasiswa memiliki idealismenya sendiri. Idealisme yang sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan untuk kampus, masyarakat, bahkan untuk negara ini. Idealisme yang masih murni tanpa terikat pada institusi apa pun, akan semakin lengkap dengan pemikiran yang bebas dari belenggu kepentingan golongan mana pun. Bisa dibayangkan, kepada siapa lagi rakyat akan bertumpu jika krisis kepercayaan terhadap para pemimpin telah melanda negeri ini.
Mahasiswa memiliki kapasitas keilmuan lebih dan jumlah mereka sedikit. Sebenarnya, merekalah yang paling bisa diharapkan untuk memimpin perubahan bangsa ini. Karena itu, mahasiswa, tanpa ada hak menolak, telah dibebani tiga buah peran:
1) agen perubahan,
2) penjaga nilai, dan
3) cadangan masa depan.
Mahasiswa ideal adalah mereka yang dapat menyadari, memahami, dan menjalankan peran yang diberikan kepada mereka dengan sebaik-baiknya. Mahasiswa ideal bukan hanya dengan menjadi kutu buku dengan ciri kacamata minus tebal, atau yang hanya rajin mengikuti kuliah demi kuliah. Mahasiswa ideal adalah yang juga berani bersentuhan dengan persoalan masyarakat. Namun sentuhannya didasarkan pada cita-cita ideal keilmuan yang bermakna, bukan lepas makna. Sehingga, ketika menjadi corong masyarakat, itu karena memang suara di loudspeaker-nya dibutuhkan pada ruang dan waktu yang tepat.
Mahasiswa ideal adalah yang mampu menampilkan idealismenya dengan cara yang elegan. Mereka mampu melihat secara jelas cara yang terbaik mengekspresikan idenya. Mereka melihat bahwa cara-cara yang banyak dilakukan selama ini bukanlah sesuatu yang ideal.
Singkatnya, menjadi mahasiswa ideal adalah mereka yang mampu membaca dan memperhitungkan dampak dari aksi-aksi mereka, termasuk dampak berupa pandangan masyarakat luas.
Mahasiswa ideal adalah mereka ingin memecahkan masalah masyarakat tanpa menimbulkan masalah lebih besar seperti yang sering terjadi selama ini. Mahasiswa ideal adalah mereka yang aksinya selalu mempertimbangkan tanggung jawab sebagai harapan orang tua, pemuda harapan umat, calon intelektual negeri, dan pelanjut generasi bangsa.
Mahasiswa berorientasi pada pemberdayaan pemikiran, yaitu yang rajin melakukan pengasahan intelektual. Mereka sadar bahwa mengasah intelektual tentunya tidak bisa dilakukan di jalan raya atau di pintu gerbang kampus.
Mengasah intelektualitas sejatinya dilakukan di meja kelas, di perpustakaan, di pusat-pusat kajian dan pengkaderan. Pengasahan intelektualisme inilah yang merajut mahasiswa untuk memiliki ketajaman berpikir.
Ketajaman berpikir inilah yang kelak diharapkannya sebagai modal penting setelah meninggalkan kampus. Pikiran-pikiran mencerahkan adalah hal yang sangat berguna untuk dibagi ke masyarakat. Singkatnya, mahasiswa ideal adalah mereka yang tercerahkan.
Mahasiswa tidak hanya berdiam diri saja melainkan harus berpikir dan bergerak untuk melakukan perubahan yang mengarah pada kebaikan dan kebenaran. Mahasiswa adalah orang yang cerdas, tentu orang yang cerdas akan memilih menjadi pemain, sedangkan pecundang akan pasrah sebagai penonton dan pengamat. Mahasiswa adalah sosok tumpuan harapan, disini mahasiswa memiliki posisi strategis dalam ajang perubahan.
Dengan berpegang teguh pada idealisme yang berstandar pada kebenaran dan semangat yang berkobar-kobar, perjuangan dan pergerakan yang dilakukan mahasiswa akan mampu mengantarkan bangsa ke gerbang yang lebih baik. Banyak yang bisa mahasiswa lakukan, jadi mulailah dari saat ini, mulailah di sini dan mulailah merubah diri. Mahasiswa adalah pembuat sejarah, jangan hanya mencatat dan belajar sejarah.
Perubahan mungkin belum tentu terjadi walau pun mahasiswa bergerak mengikuti hati nuraninya (idealismenya), tapi perubahan akan benar-benar tidak terjadi jika mahasiswa tidak menyadari perannya sendiri di negeri ini.
Posted by: bramatian on: Januari 1, 2010
Seriously i’m pissed, grumpy, annoyed, whatever u name those adjectives similar to the word “MAD”! Jadi ceritanya gini, kan di kampus gw sistemnya kelas2an, tiap ganti tingkat which is setahun sekali baru ganti kelas, yah sama lah kyk SMA gtu.. Nah kelas gw yg terakhir pas akhir tingkat ngadain kyk tulisan2 kesan2 gtu atas masing2 anak kelas gtu, masing2 anak ngomenin anak lain anonimously, trus kesan2nya dikasih ke anak yg ditulis, nah kertas yg isinya kesan2 itu baru gw baca hari ini, itu jg nggak sengaja gw temuin karena tadi tas gw kebasahan kena ujan, jd pas ngeluarin2 isi tas gw liatlah ada itu trus gw baca. Sebenernya udah dibagi2in dari lama sih, cuma gw lupa tiap kali mau baca(kata lupa disini merupakan kata yg berhomonim dgn kata “malas”).
Anyway, sebenernya isinya nggak terlalu bermasalah2 amat sih kayak banyak jg yg ngomenin gw “baik banget, ramah, dll.” tp ada jg sebagian kecil yg harsh bgt dan kedengerannya ada dendam gtu ama gw yg bilang gw “belagu, ngejar nilai gak inget temen, jgn mengunderestimate orang, ga suka ama gw, bla-bla-bla”. Sumpah gw kesel abis bacanya.
Meeen, se-perasaan gw, gw gak pernah nganggep gw ada masalah ama mereka2, gw masih mau ketawa2, becanda2, ikut2 acara kelas, walaupun emang gw kadang2 dingin, males aja gtu kayaknya klo setiap saat mesti faking muka gw bermanis2 ngobrol2 ga penting padahal saat itu gw lg bete krn byk urusan, lagian kesannya tuh klo gw mesti apa2 bareng mereka, ngegerombol, kayak “hey i wanna be ur best friend, please be my one..” oh my god that’s so highschool! helllooww, it’s college, im doing what i want to do, it’s suppose to be years of being focus of what i intend to achieve and more about the future.
….
Emang salah klo gw aktif, sering2 nanya ama dosen, jawab2 pertanyaan dosen??? lagian emang klo gw ngejar nilai biar IP gw bagus jg gw salah ya??? Gw udh bener2 hati2 banget nih yah, gw nggak pernah (mungkin pernah sekali 2 kali, jarang bgt lah) yg namanya duduk di bangku paling depan biar muka gw slalu diinget dosen, trus misalnya kadang2 klo misalnya ada dosen nanya opini atau apa, gw nggak yg langsung “saya pak, saya saya disini pak!” trus lgsg cari muka bgt, ya ampun, gw jg nggak pernah gtu jg bgt kali! gw pasti nunggu dulu klo emang kira2 nggak ada yg jawab baru gw jawab, and u know what? by doing that i was actually saving ur asses guys, gw berusaha jaga kelasnya kondusif, and do u know what would likely happen if i dont do that? dosennya bakal bete, ada tuh dosen gw yg keluar gara2 kelas gw sepi. gw pengen bgt bilang ke semuanya, meng-encourage smua biar lebih aktif, jawab2, motivasi diri klo ada di kelas, apa-lah gtu karena gw tau semuanya pinter but just lack of guts, tp gw nggak enak mau ngomong gtu pasti malah pada mikir gw kesannya belagu yang ada.
Nggak tau deh, gw kesel aja pokoknya, gw tau byk bgt yg baik ama gw n ngerti ttg gw tp tetep aja yg sdikit itu yg paling membekas &bener2 berasa menampar gw.. tp untung di kelas kmaren gw dapet tmen sebangku yg asik, klo di kelas bisa ketawa2 ngomongin orang, curhat, macem2 kocak2, hahaha, jd gw gak peduli ama yg kira2 nggak suka ama gw..
wow, panjang jg yah klo gw tulis disini jadinya, mungkin yg gw tulis diatas cuma sangkaan2 negatif gw aja (mudah2an), mungkin gwnya jg yg terlalu diambil hati, mungkin tujuan mereka baik dan mungkin emang gw yg kadang2 terlalu all over the place, but truthfully i never meant that! yaudahlah gw ambil positifnya aja, toh gw jg udh gak sekelas lg ama mereka, dan mudah2an hubungan gw ama kelas gw yg sekarang lebih oke!
Ciao ciao!
and by the way kertasnya langsung gw buang abis baca, whatever, hahahaha..
Posted by: bramatian on: Oktober 29, 2009
Waktu itu jam 11, udh mw zuhur. Gw dpt tugas dri nyokap bwt nyiapin buka adik gw yg msh kelas 4 SD, coz nyokap gw ad acara ma temennya ke jogja cari baju bwt lebaran. Nah, tiba2 adik gw udh siap duduk di meja makan bwt buka bedugnya.
Dewan : “Mas, buka’nya ak pake apa?”
Gw : “Pake mie sosis yg tadi bwt sahur aja ya…msh enak kok. Ntar tak bikinin es sirup juga.”
Dewan : “Ogah ah. Kan udah dari tadi mienya,.. pasti udh gag enak.”
Gw : (..berusaha meyakinkan) “Hiiih, dibilangin juga masih enak..ntar gw panasin. Nih, cobain dlu dah!”
Dewan : (tanpa kecurigaan sedikitpun)…”Nyam..nyam..nyam”
Gw : “ Msih enak kan?”
Dewan : “He’e”. (tpi sejurus kemudian, doski berteriak mengagetkan)..”Loh Mas….kan belum buka, kok udh disuruh makan mienya????????”
Gw : (..shock, bingung,…+ malu cuy!!!)..” Weh, iya ya..Hahahahaa..Yaudah gpp. Kan gag sengaja”
Dewan : (..masang muka serius) “Mas yg nanggung dosanya lho…”
Gw : (..cma bsa nyengir gag jelas)…”Hehe…maaph.”
Sumpah, pas nyokap gw pulang lgsug dikasih taunya ma seantero jagad klo gw udh menjerumuskan dy ke lembah dosa. …Jiah. Tpi, bangga juga sih gw pnya adik penurut yg bsa dibanggain. wakakakakak
Posted by: bramatian on: Oktober 29, 2009
Waktu itu udh mw puasa. Gw nemenin Ocid ke sekre bwt tanya Surat Keterangan XXX. Nah, si Lulus ma Zain tiba2 udh nyusul qta ke sekre bwt balikin absen (…yg bener daftar presensi). Udh kelar qta dengan urusan masing2, qta inget ni udh jam 3, dan qta putusin bwt sholat Ashar berjamaah dgn gw sbgai imamnya. Enjoy aja qta sholat Ashar, secara musholanya adem, dll. Selesai sholat, dgn keluar mushola mengembangkan senyuman terindah karena telah menunaikan perintah-Nya, tiba2 qta dengar lamat-lamat suara adzan yg berkumandang. Lama2 smakin jelas. Kemudian sling bersahut-sahutan. Seketika itu juga qta dirasuki hawa dingin yg begitu menusuk jendela hati masing2 (…ya berhubung kunci pintu hatinya udh ada ma “orng lain”). Dan terjadilah…, dgn raut muka dingin (…klo emg msh punya muka):
Lulus : “Loh, itu adzan apa? Ashar?”
Zain : “Haaa..” (dgn muka zionisnya)
Ocid : “Weeeeh”
Gw : “Apaaaaah…jadi??”
Lulus : (..dengan agak gag enak)..“Jadi…mau qta ulangi gag sholatnya??”
Gw : (…dgn seenak wudel gw sndiri)..”Gag usah…,kan jg udh mendekati waktunya. Toh, qta kan gag sengaja, Allah pasti maklum”
Smuanya : “Hmmm…gitu ya” (dgn perasaan tanpa bersalah sedikitpun)
Kami pun kemudian melenggang keluar dengan tenangnya. Sementara itu di luar langit tiba-tiba menjadi mendung. Hitam pekat.
Beberapa hari kemudian, gw dgn lagak selengekan ktemu ma Mirza, dan terjadilah suatu kisah anak manusia:
Gw : “Mirz, klo qta udh terlanjur sholat, tpi ternyata stlh itu qta sadar klo ternyata belum waktunya, gmna??”
Mirza : “Ya diulang lah, akh. Kan belum waktunya..”
Gw : “Serius…”
Mirza : “iya iya iya.., kan belum waktunya”
Gw : (…brusaha menyesuaikan mimik) “duh, jdi wktu itu harusnya…”
Seketika itu juga, ada perasaan menyesal yg begitu sangat. begitu kosong. Ya Allah, bisa gag ya yg dulu dikompensasi?
Posted by: bramatian on: Oktober 29, 2009
1/3
….
tahun pertama di STAN, semester pertama yang begitu santai, semester kedua yang penuh tekanan.
udah banyak yang aku lalui.
udah bertemu orang-orang hebat.
udah belajar punya integritas
udah merasakan jadi seorang freerider (udah cukup 1 semester aja)
udah bisa deket ma temen-temen sekelas
udah bisa ketawa-ketawa bareng
udah ngerayain ultah bareng
udah menyesal jadi freerider
udah ngerasain kehilangan teman
udah pernah nangisin temen kya orgil di warnet.
udah legal jadi sophomore….
status yang rasanya berat banget.
seakan ada orang yang jauh lebih pantas menyandang gelar ini daripada aku.
merasa bersalah, rasanya…
baru 1/3 perjalanan.
masih panjang perjuangan
tapi tangis uda berderai
kawan, sampai jumpa lagi
kawan, udah saatnya berjuang lagi
….
( my classmate, Wild_an Fun_i H)
Di kelas baru..ninggalin kelas lama. Ketemu temen baru…tapi kali ini gag akan lupa ma temen lama. Kelas 1A, kelas gw dulu…until now..bisa gw blg kelas plig solid spnjang gw sekolah. Anak2nya udh pnya karakter sendiri2 yg sling nglengkapi satu sma lain. Gw kangen ma kelas gw dulu. Sekarang di kls 2G (gw heran kok gw bsa kelempar jauh gini dari kls gw dulu,…dasar sekre!!), apa bakal bsa ky kelas gw dulu?
Kali ini, kelas 1A menyisakan banyak cerita bwt gw. STAN memang terkadang kejam. One of my gud fren…FR, hrus pulang dgn sejuta kenangan indah kami bersama. Thun ini kls kami menyumbang 3 orng untuk this damed cyclus .FR, Tg , Ikv…mreka yg gag akan pernah kami lupakan…(dalem). Gud Luck 4 them..
2G. Pertama kali gw denger..gila…kok gw bsa kelempar ke kelas homo…2 Gay. (-_-)’. Hahahaaha..bcanda. Dan parahnya…masa’ gw jdi ketua kelasnya. Dan inilah mimpi buruk yg gw gag nyangka bakal nimpa hidup gw. Menjadi korban para makhluk asing dari dunia lain yg gw blm kenal siapa sebenarnya mereka, dengan memaksakan kehendak mereka menjadikan seseorng yg berbudi pekerti luhur ini menjadi ketua kelas. Damed…damed…damed. Gw cm bsa pasrah dgn segala tanda tanya yg menggelayut di benak gw..(kok bhs gw puitis bgt ya). Rank 13 yg gw dpt kmrin, apa bakalan msh bisa bertahan? Ngalahin 490 orng tu susah bgt. Aplgi semster ni mtkuliah gw susah bgt. Ketemu ma dosen ahli ky Pak Hari Sugiharto, bkin gw cm bsa bertekuk lutut dan melongo dan mikir…”ooow trnyata gitu ya..”. Haaah…ap gw bsk msh bsa rank 1 di kls. Dgn prjuangan banting tulang kmrin aj IPK gw cma 3,58, bkin gw shock meski mmg trend IPnya pada turun. Apa gw bakal dpt kelas yg sesolid kelas 1A gw dulu? Hmmm…smwanya hrus dijalani. Utk skrg gw blm berani berspekulasi. Smwanya bkal kbukti nti.
Kesibukan gw di NAC 2010 ky’y bakal menyita byk wktu gw. Bendahara BPH & Bendahara Penerima. Gag susah2 amat sih kerjanya, cma nerima uang ma minta uang lagi klo udh habis. Hohoho. Tpi ktemu ma orng2 baru yg pnya semangat lebih, bkin gw ketularan jg. Gw jdi semangat lg bwt menatap hoby gw yg lain.. mbikin ribut suatu kegiatan. Hahaha..ga’,ga’, bsa2 gw dibantai ma anak 1 kepanitiaan. Well, satu hal yg gw belajar byk dari kenaikan tingkat ini, klo qta gag akan bsa dgn mudah mendapatkan apa yg qta inginkan. Smwanya btuh perjoeangan dan doa. Klo smwa udh qta lakoni, bru deh brserah diri (gw gag suka dgn istilah “pasrah”, too looser). Ayo….tetep berjoeang…sepahit apapun ituh.
_Gw msh illfeel ma lw, 2G**. wakakakak
Posted by: bramatian on: Oktober 18, 2009
tAukah kamu…
kalau saia selalu ngeliatin kamu di kelas
kalau saia selalu kagum ma kamu
kalau saia selalu serius ma apa yang saia ucapin,walau keliatannya main-main
kalau kamulah orang yang bisa buat saia lupa ma ‘dia’
saia harus bagaimana???
saia takut mengatakan yang sebenarnya
saia takut kalau itu terjadi,saia tidak akan bisa dekat kamu lagi
saia takut kalo semuanya gak terjadi semulus yang saia kira…
saia memang selalu cuek ma kamu
saia memang tidak pernah nunjukkin perasaan&perhatian saia ma kamu
saia memang tidak seperti orang2 laen yang pernah deket ma kamu
saia tidak tau apa makanan kesukaanmu
saia tidak tau apa warna favoritmu
saia tidak tau apa kebiasaanmu…
cuma satu yang saia tau…
saia sayaaaaaang banget ma kamu…
saking sayangnya ampe kerasa sakit…
saia gak mau kaya’ gini terus…
jadi tolong…kasih tau apa yang mesti saya lakukan buat ngedapetin perhatian kamu…
**for you, T^^^ . memoar of a high school boy.
Posted by: bramatian on: Oktober 18, 2009
maaf
uNtuk orang yang pernah saia sakitin…
uNtuk orang yang sering banget saia cuekin…
uNtuk orang yang saia gak pernah tau perasaannya ke saia…
uNtuk orang yang teleponnya gak saia angkat waktu mo ngebangunin saia sholat subuh…
uNtuk orang yang sering saia marahin kalo saia lagi bad mood…
untuk orang yang sering banget sakit karena kata2 saia…
uNtuk orang yang saia anggap cuma sekedar numpang lewat di dalem hidup saia…
untuk orang yang suka sama saia tapi saia gak pernah suka sama dia…
untuk orang yang dulu bener2 saia injek2…
uNtuk orang yang saia selalu jadi pengecut kalo ada di deketnya…
maafin saiia yah…
saia tau rasanya sekarang
*for ‘her’, d 1 that until now could not be named
Posted by: bramatian on: Mei 30, 2009
Pagi mnjelang siang tadi kumpulan prtama BEM (…ngaret …plig g suka gw!!!). Ktany sih rapat konsolidasi. Tpi gw lbh ngerasa ky perkenalan doang. Ktemu ma org2 yg emg gw udh sangka dr awal klo mreka bkal eksis di sni. Dan ternyata bener. Well, terkadang sesuatu itu emg mudah ditebak. Gbung di inspektorat jendral bgi gw biasa2 aj. Tpi si Iim bilang klo itu menakjubkan…(slmat ya Im bsa msuk humpol!). Bwt gw sih…gw cma cri yg g nguras byk wktu gw aj. Yg berbobot tpi gw jg enjoy ngejalaninya. Mw gbung di PPSDM..woo msti siap banting tulangnya dan banting bukunya (“Kesibukan no.1, Kuliah no.2 “). Mw gbung humpol…bosen gw 1 wadah ma Iim. Dlu SOFT ma dy udh cukup. Pgen gnti suasana, akhirnya gw mutusin gbung ke itjen aj. Dpt inspektur ank D4 dri BPK Kendari…(jauh bgt…gw aj ogah klo dt4in di KPP sna or di kota2 yg namanya mrupakn pengulangan dri kta prtamanya..ex: Toli-toli, Bau-bau, Pare-pare, Fak-fak, etc.). Clon pnghuni KPP LTO gtu..hhe3.amien.
Ada 2 hal yg bkin gw seneng bsa gbung di BEM thun ni, mski byk jg yg bkin gw agk g nyaman. But, yg bkin gw seneng…(1) Ada Nauli..mski dy di depkeu, tpi qta bsa sama2 ngeBemnya..jdi ada yg bsa diajak bwt groupies ngejelek2in org…(hhe..bcanda). Yg ke (2) dan yg bkin gw plig seneng..ada mbak Anggun, jdi Kabiro RT. Nah, ngmong2 soal mbak Anggun ni…gw bru kli ni nemu cewk ky dy…yg asik diajk ngobrol, g jaim, dan welcome ma siapa aj. G ky tmen2 cewk gw yg klo ad ap dkit..bwaanya pgen gw tabok aj..wakakakak. Mbak Anggun ni beda. Keibuan bgt, mski setw gw dy msh single. Dan emg kbukti ya klo org baik ma org tanpa ad prasangka ap2 ma org lain tuh msti bkal disayang ma Allah. Mbak Anggun ni dlu g bgtu pinter2 bgt wktu kul D3 di STAN. Tpi dpt penempatan yg plig beruntung di antara kbnyakan para mentri lainnya. Yah itu lah 1 sisi yg plg bsa dibanggain ma mbk anggun..jd pranata komputer idaman di jkrta..hhe3.
Blik ke judul…(letterleg bgt -_-‘). Bem ..We aRe d’ Team? Could we?dengan byknya kontroversi yg gw tw dri mulai tim sukses pemira smpe menteri yg udh diunder ustimate dluan ma stafnya sndri…hoooh i think it’s gonna be a hard job bwt nyatuinya. Ada 1 hal yg bsa gw ambil dri sni…bwt ngemong orang tu g semudah yg dibayangin. Yg brjuang mati2an slma 1 thun penuh jdi staf…skrg tetep jdi staf jg. Yg tiba2 jdi menteri..bsa bkin syok byk pihak. Yg msh pgen gbung di Bem, msti pndah haluan krn IP jeblok. Hoooshh..bru msuk aj gw udh tw byk gni.aplg bsok klo udh sidak, byk hal yg bkl bkin gw blang…”kok gni sih…kok bsa sih…harusny gini…dan akhirnya…nyerah deh, geje!”. Ada jg ank cowk staf deprtemen ap gtu yg eksis bgt..dmna2 dy lgi, dy lgi. Bosen ngeliatny. Pgen gw lmpar sepatu dri atas tdi. Whuahahaa…
Di itjen breng sma Lutfi. Awalny gw agk sungkan jg ma dy. Dlu prnah 1 pnitia…tpi g gtu dket. Tpi so far..orgnya asik jg bwt diajak ngejelek2in org (haduh…hoby baru yg parah..wkakakakk). Tpi jujur wktu prtama kali msuk tdi…gw cma tw nama jargonya kabinet bem doang. G tw nama presmanya. Anarkhis bgt kan. Gw aj tdi bisik2 ma mbak Anggun, nama presmany spa? Trnyta namany…msh blm tau…whuahahahha
Emg beneran ya..klo qta g aktif organisasi, di depkeu ntar qta cm jdi ‘keset’ doang? Wuah..ngeri bgt istilahnya. But, emg ngaruh jg sih klo qta aktif d kmpus. Buktiny tdi gw aj bsa tnya2 ma ank D4 soal cewk2 S1 di depkeu cntik2 g?jiah…parah gw. Gabung di BEM, brati gw msti siap dgn sgala resiko&antisipasinya. Well,when U’ve start something ..then do it in u’R best way..
We aRe d’ TeaM…(msh sangsi ni..but, ihope we can!)
Posted by: bramatian on: Mei 15, 2009
Ikatan Dinas STAN. Sampai sekarang STAN masih ikatan dinas. Dan saat kelulusan nanti depkeu akan mengadakan tes cpns khusus untuk lulusan STAN, untuk dapat di angkat menjadi pns di depkeu. Tes CPNS nya pun diindikasikan adalah tes psikologi untuk mengetahui lulusan tersebut layak untuk ditempatakan di bagian apa dlm instansi2 depkeu. Karena untuk kemampuan akademik, sudah dibuktikan para lulusan STAN sewaktu mereka lolos USM dgn hasil TPA yg baik, dan kemampuan mereka bertahan selama kuliah di STAN. Dan untuk daerah penempatan sendiri sudah pasti ditentukan dengan sistem IPK.
Btw, klo mslh syarat tes cpns emang udah ada wktu gw dftar usm kmrn. Dan usut pnya usut nih, wktu gw dftar ulang kmrn broo, gw msh diminta tandatangan surat pernyataan wajib kerja di depkeu. Nah, gw jd mikir nih. Kok disuruh tandatangan? kan di prsyaratannya aja udh g dibunyikan lg. Apa cm bwt jaga2 aja klo swaktu2 dibutuhkan? STAN kok jaga2…apa kata dunia? Klo soal BLU, kayaknya g merubah STAN dri status awalnya. STAN tetap sekolah tinggi kedinasan. Coba lw baca di stan.ac.id yg “Tentang STAN”. Oke lah klo qta msti tes cpns lg. Siapa takut! INGAT KMK nya pak budiono 2004 ttg ikatan dinas ma PMK nya sri mulyani 2007 ttg tata cara penerimaan cpns depkeu dr lulusan STAN. Sampai saat ini setau gw, belum ada KMK/PMK baru yg merevisiNYA. “lex posteriori derogat legi priori“. Masalah BLU, sepenangkap gw berarti dy bsa mencari penghasilan sendiri tanpa harus bergantung pada APBN.Misal, bea pemotongan rumput, pengecatan gedung,peternakan kambing (mungkin…-_-’)
Menurut gw sih, perubahan sistem ini g ada hubungannya dengan ikatan dinas. Ikatan dinas itu wajib kerja selama waktu tertentu. Lama ikatan dinas adalah 3 kali masa pendidikan plus 1 tahun. Selama ikatan dinas, ijazah kita ditahan, dan kalo kita gak mau kerja di sana harus membayar ganti rugi biaya pendidikan. Setelah masa ikatan dinas selesai, kalo qta g mengajukan pengunduran diri ya tetep lanjut kerja di sana.
Di STAN, dasar hukum penegasan ikatan dinas adalah Keputusan Menteri Keuangan RI No.289/KMK.014/2004 tanggal 14 Juni 2004 tentang Ketentuan Ikatan Dinas bagi Mahasiswa Program Diploma Bidang Keuangan di Lingkungan Departemen Keuangan RI. Sampai saat ini, gw belum pernah tau ada peraturan yang memperbaharui peraturan tersebut. (lw search di google deh!!!)
Setelah lulus kuliah, pihak lembaga STAN akan menyerahkan lulusannya kepada instansi-instansi terkait. Misalnya, lulusan Prodip III Keuangan Spesialisasi Perpajakan (berhubg gw ank pajak…he3), akan diserahkan kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Kemudian mereka dimagangkan di kantor-kantor Ditjen Pajak sambil menunggu proses keluarnya SK CPNS. Biasanya disusul juga dengan SK Penempatan yang definitif, jadi belum tentu dia nanti ditempatkan di kantor tempat dia magang. Tapi yang jelas tetap di kantor-kantor Ditjen Pajak.
Terus, apakah lulusan STAN (CPNSnya) juga perlu ujian lagi untuk bisa diangkat jadi PNS ?
Ya sangat perlu, dari jaman dulu kala juga udah ada, namanya Diklat Pra Jabatan Tingkat II. Dan itu bukan berlaku untuk lulusan STAN atau Depkeu saja, tapi seluruh PNS di instansi mana pun juga gitu. Itu gak ada hubungannya dengan ada atau tidaknya ikatan dinas. Diklat Pra Jabatan itu bukan ujian untuk menyeleksi rekrutmen PNS Depkeu, tapi untuk meng-upgrade status dari CPNS ke PNS. Jadi pesertanya ya CPNS-CPNS yang kerja di Depkeu. Bukan berarti lulusan STAN akan dites ulang untuk masuk Depkeu bersama pelamar-pelamar dari lulusan perguruan tingi lain. Kalo rekrutmen pegawai Depkeu dari lulusan perguruan tinggi lain (selain STAN), itu ada tersendiri, dan belum tentu ada setiap tahun. Nah … rekrutmen dari perguruan tinggi lain ini yang tidak ada sistem ikatan dinasnya.
Kalo ada yang bilang, gak adil kalo lulusan STAN langsung jadi pegawai Depkeu, berarti yang bilang itu orangnya nggak gaul, kuper gitu loh. Di mana-mana perguruan tinggi kedinasan ya memang begitu. Lulusan STPDN, STIS, Akmil, Akpol, S Sandi Negara, dan sejenisnya, ya sama kayak gitu juga. Ya masa’ sih Depkeu membentuk lembaga STAN di bawah Badan Diklat Keuangan, merekrut lulusan SMA, dididik pakai biaya yang tidak sedikit (tidak memungut uang SPP ke mahasiswa), kemudian lulusannya dibiarin gitu aja ? Ngapain Depkeu repot-repot gitu, kan mendidik lulusan SMA itu tugasnya Depdiknas u.p. Ditjen Dikti, bukan tugasnya Depkeu u.p. Badan Diklat Keuangan.
Jika tidak lolos tes cpns depkeu pun, lw tetap akan dpt ditempatkan di instansi2 pemerintah lainnya. Misal: BPK. Dengan gaji yang tidak kalah menggiurkan, dan jenjang karier yang menjanjikan. Tapi kemungkinan ini terjadi sangatlah kecil. Karena pada awal sebelum diadakannya USM telah disesuaikan jumlah mahasiswa yang akan diterima dengan jumlah pegawai depkeu yang akan pensiun 3 thn ke depan. Tapi tetap tidak menutup kemungkinan lho jika terjadi force mejeure. he3 =D
Jadi tidaklah mungkin setelah lulus lw akan menganggur, karena untuk biaya pendidikan lw di STAN aj semuanya masih dibiayai murni dari APBN. Pendapatan dari BLU hanya digunakan untuk operasional pengembangan pelayanan. Pemerintah tidaklah bodoh. Untuk apa mereka menganggarkan dana bermilyar2 rupiah untuk STAN, jika lulusannya tidak bisa mereka nikmati, dilepas begitu saja.
Sekali lagi jangan termakan isu bahwa STAN sudah tidak ikatan dinas lagi. Karena itu hanya menghambat langkah lw untuk maju menggapai kehidupan yang lebih baik kelak sebagai punggawa keuangan negara.
“Percayalah apa yang dikatakan Bramz”…wakakakak
Posted by: bramatian on: Mei 9, 2009
Kmrn pagi di BEM
Sebelum lw terusin baca…well, it’s really bad story I think. Pernah g lw ngomongin seseorang yg g lw kenal dan ternyata org itu drtd duduk d samping lw?
Jdi ceritanya gini…kmrn pgi, hbiz subuh gw hotspotan d dpan BEM. Pas jam 6 Rika dateng ma temenya brdua..cowk smwa..1 nya gw kenal namanya bambang,1 nya lg gw g tw dy sapa. Terjadilah obrolan antara gw ma rika.
Rika: Hey, kabid Exploremu jadi mensenbud low…
Gw: iya, emg knp?
Rika: Gpp (mukany jdi aneh..)
Gw: Haaa..gw tw ..psti krna dy bkan dri staf kan..?
Rika: G kok… (smbil mnunjukkan ekspresi g enaknya)
Gw: Masa’??…tpi mending H***..meski dy bkan staf tpi dy aktif d kmpuz. Yg jdi kontroversi skrg tu cewk yg namanya W****. Kan katanya dy tu bkan staf dan jg g aktif d kmpuz, tpi knpa dy bsa jdi Ka biro ****.
Rika: (diem..smbil nahan ktawa)
Gw: Knapa rik? (bego’)
Rika: Km tw g yg namanya W****?
Gw: G.
Rika: Mw kenalan g?
Gw: Kenalan knp?
Rika: Knalan lah.Yg duduk d smping km tu namanya W****.
W****: (cuma diem dan mandang jauh ke depan)
Gw: (mati gaya, mati kutu, mati segala-galanya)…”Ouwh mas W****, gw kirain cewk.
Gw: (sejurus kemudian…) Rik, gw blik dluan ya. Laptop gw lowbatt..(pdhl msh full).
Rika: Iya,..ati2 ya (smbil senyum2 g jelas gtu)
Dan dlm prjalanan gw plg dgn bersepeda…gw cm bsa meratapi nasib gw…henyaaaakk…knp gw bsa seblo’on ini. Gw brhenti, gw sms rika…”Rik, tolg bilangin maaf ke mas W**** dung. Gw g enak bgt ni..”
Rika bls…”W****nya udh blik bram.. Bsk klo ktmu lg mnta maaf aj lgsug!”
Gw bls…”No HPnya?”
Rika bls..”G pnya bram..”
Hancur imageku..ya Alloh
Komentar Terakhir